Ingin Ganti Chiller Tanpa CAPEX Besar? Kenali Cooling-as-a-Service
Bagi operator fasilitas dan data center, sistem pendingin bukan sekadar peralatan pendukung. Sistem ini memiliki peran penting dalam menjaga peralatan kritis tetap beroperasi pada suhu yang aman selama 24 jam.
Tantangannya muncul ketika chiller yang sudah berusia lama perlu diganti. Investasi yang dibutuhkan bisa cukup besar, sementara proses persetujuan anggaran dan pengadaan juga membutuhkan waktu. Akibatnya, fasilitas mungkin harus menunggu sebelum upgrade sistem pendingin dapat dilakukan.
Di sinilah Cooling-as-a-Service (CaaS) dapat menjadi salah satu alternatif.
Dengan model ini, fasilitas tidak perlu membeli sistem pendingin secara langsung. Sistem disediakan sebagai layanan, sementara pembayarannya dilakukan secara berkala berdasarkan skema layanan dan performa yang telah disepakati.
Dari CAPEX ke OPEX
Dalam model tradisional, perusahaan perlu menyiapkan investasi besar untuk membeli, memasang, dan memelihara chiller. Pengeluaran tersebut termasuk dalam Capital Expenditure (CAPEX).
Cooling-as-a-Service menawarkan pendekatan yang berbeda.
Alih-alih membeli sistem pendingin, fasilitas menggunakan sistem yang disediakan dan dikelola oleh penyedia layanan. Biayanya kemudian dibayarkan secara berkala sebagai Operational Expenditure (OPEX).
Sederhananya, perusahaan tidak perlu mengeluarkan investasi besar untuk membeli peralatan di awal. Penyedia layanan menyediakan dan mengelola sistem, sementara fasilitas membayar layanan pendinginan sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak.
Konsep ini mirip dengan penggunaan layanan cloud computing. Perusahaan tidak perlu membeli dan mengelola seluruh server sendiri, tetapi cukup membayar layanan yang digunakan.
Baca Juga: Benarkah Chiller Plant Bisa Menyumbang hingga 40% Konsumsi Listrik?
Bagaimana Cooling-as-a-Service Bekerja?
Dalam model CaaS, penyedia layanan menangani sistem pendingin mulai dari pemasangan hingga operasional.
Penyedia layanan dapat bertanggung jawab atas perancangan sistem, pemasangan, hingga pemeliharaan, sementara fasilitas membayar berdasarkan skema layanan yang telah disepakati.
Tergantung pada kontraknya, pembayaran dapat berupa biaya tetap atau berdasarkan penggunaan.
Yang membedakan CaaS dari sekadar menyewa peralatan adalah adanya target performa yang dapat ditetapkan dalam kontrak. Target tersebut dapat mencakup:
Uptime dan ketersediaan sistem
Target suhu dan kelembapan
Efisiensi energi
Service Level Agreement (SLA)
Pemeliharaan rutin, monitoring sistem, hingga penggantian komponen juga dapat menjadi bagian dari layanan.
Dengan demikian, operator tidak hanya mendapatkan akses ke peralatan pendingin, tetapi juga layanan yang dirancang untuk menjaga sistem tetap bekerja sesuai dengan standar performa yang telah disepakati.
Apa Keuntungan Cooling-as-a-Service?
Cooling-as-a-Service dapat memberikan sejumlah keuntungan bagi fasilitas yang ingin melakukan upgrade sistem pendingin.
1. Tidak Membutuhkan Investasi Besar di Awal
Perusahaan tidak perlu langsung mengeluarkan biaya besar untuk membeli chiller dan sistem pendukungnya.
Hal ini dapat membantu fasilitas yang membutuhkan upgrade tetapi memiliki keterbatasan anggaran CAPEX.
2. Biaya Lebih Mudah Diprediksi
Pembayaran dilakukan secara berkala berdasarkan struktur kontrak yang telah disepakati. Dengan begitu, perusahaan dapat lebih mudah memperkirakan dan mengelola biaya operasional.
Daripada menghadapi satu pengeluaran besar di awal, biaya sistem pendingin dapat dibayarkan selama periode layanan.
3. Performa Sistem Dapat Dijamin
Target performa dapat ditentukan secara jelas melalui kontrak dan SLA.
Target tersebut dapat mencakup ketersediaan sistem, kebutuhan suhu, hingga efisiensi energi. Dengan adanya standar yang jelas, penyedia layanan memiliki target performa yang harus dipenuhi.
4. Mengurangi Beban Pemeliharaan
Dalam model CaaS, pemeliharaan sistem dapat menjadi bagian dari layanan yang diberikan oleh penyedia.
Perawatan rutin, monitoring, hingga penggantian komponen dapat dikelola oleh penyedia layanan. Dengan begitu, tim internal fasilitas dapat lebih fokus pada operasional utama.
5. Mempermudah Modernisasi Sistem
Cooling-as-a-Service juga dapat membantu fasilitas menggunakan teknologi pendingin yang lebih modern tanpa harus membeli seluruh sistem secara langsung.
Dengan dukungan penyedia layanan, upgrade dapat direncanakan berdasarkan kebutuhan fasilitas dan target performa yang ingin dicapai.
Baca Juga: Mau Data Center Uptime 100%? Mulai dari Fuel System yang Tepat
Fasilitas Seperti Apa yang Dapat Menggunakan CaaS?
Cooling-as-a-Service dapat menjadi pilihan bagi berbagai fasilitas yang membutuhkan sistem pendingin yang andal.
Model ini dapat sangat relevan bagi fasilitas yang:
Membutuhkan upgrade sistem pendingin dalam waktu dekat.
Ingin menghindari investasi CAPEX besar di awal.
Membutuhkan biaya operasional yang lebih mudah diprediksi.
Membutuhkan target performa yang jelas melalui SLA.
Ingin mengurangi beban pemeliharaan sistem.
Membutuhkan dukungan untuk memodernisasi infrastruktur pendinginan.
Bagi fasilitas seperti data center, gedung komersial, dan fasilitas industri, sistem pendingin yang andal merupakan bagian penting untuk menjaga operasional tetap berjalan.
Karena itu, kebutuhan untuk melakukan upgrade tidak selalu harus bergantung pada kemampuan menyediakan anggaran untuk membeli peralatan secara langsung.
Cooling-as-a-Service dengan Jaminan Performa dari SUME
SUME menyediakan Cooling-as-a-Service dengan jaminan performa untuk membantu fasilitas melakukan upgrade sistem pendingin tanpa membutuhkan investasi CAPEX besar di awal.
Melalui model ini, SUME menangani kebutuhan sistem mulai dari perancangan, pemasangan, hingga pemeliharaan, sementara fasilitas membayar berdasarkan skema layanan dan performa yang telah disepakati.
Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dan 185+ proyek yang telah diselesaikan, SUME telah membantu berbagai organisasi di sektor komersial, industri, hingga fasilitas mission-critical dalam memodernisasi infrastruktur pendinginan mereka.
Upgrade sistem pendingin yang andal tidak harus menunggu anggaran tahun depan.
Hubungi tim SUME untuk mengetahui bagaimana Cooling-as-a-Service dapat membantu memodernisasi infrastruktur pendinginan fasilitas Anda dengan biaya yang lebih terprediksi dan tanpa investasi CAPEX besar di awal.
